Kamis, 23 November 2017
Gak Nyangka, Ternyata Pakai Sandal Jepit Berbahaya
Memakai sendal jepit memang dipilih sebagian orang alasannya yaitu kepraktisannya. Sayangnya, para andal menyimpulkan bahwa memakai sendal jepit dalam jangka panjang amat berisiko bagi kesehatan.
Sendal jepit dianggap berbahaya alasannya yaitu jari kaki tidak mampu terangkat dengan rileks, dan ini mengarah pada perubahan tekanan lebih besar pada pergelangan kaki dan tekanan vertikal yang lebih kecil di tumit.
Kerusakan pada kaki yang mengenakan sendal jepit lebih serius daripada sepatu hak tinggi. Para andal memperingatkan bahwa sendal jepit dapat mengubah cara berjalan seseorang, sehingga saat mengambil langkah, mereka menunjukkan tekanan pada bab luar kakinya daripada tumitnya. Pada kesannya menjadikan kerusakan jangka panjang.
Sendal jepit kurang menunjukkan bantuan pada telapak kaki, sehingga dapat menjadikan rasa sakit dan lengkungan tendon. Selain itu, ada juga risiko cidera serius dari tersandung.
Tak hanya itu, sebuah hasil tes juga menunjukkan bahwa sendal jepit merupakan sarang kuman. Sendal yang dipakai selama empat hari berturut-turut akan menjadi menjadi rumah bagi basil mematikan, ibarat staphylococcus aureus, yang bersembunyi di karet sendal.
Jika Anda memiliki luka di sekitar kaki, maka basil mampu memasuki anutan darah. Bila tak segera ditangani, maka mampu menjadikan kematian.
"Bakteri staphylococcus aureus dapat membuat sakit Anda cukup berat jikalau basil tersebut masuk kedalam luka dan ke dalam anutan darah Anda, dimana basil mampu menyerang organ internal Anda yang manapun. Jika Anda tidak mengobatinya dengan antibiotik, nyawa Anda akan terancam," papar ata Dennis Kinney, Ph.D., manajer laboratorium mikrobiologi di EMSL Analytical.