Walaupun jarum jam sudah melewati tengah malam, tetapi mata Anda belum mau diajak terpejam. Jika ini sudah terjadi berhari-hari, perlukah sebutir pil pengantar tidur?. Hal itu tergantung cara kita menangani stress,sulit tidur memang menjadi salah satu dilema kebanyakan orang modern. Terlebih di Amerika yang ketika ini penduduknya masih berjuang untuk keluar dari krisis ekonomi.Untuk orang yang menderita insomnia alasannya ialah stres, ia menganjurkan supaya kita meluangkan waktu untuk rileksasi, terutama 2 jam sebelum waktu tidur. Bangun kebiasaan tidur yang sehat, misalnya mematikan lampu, menjauhkan alat elektronik dari kamar, serta mencari sahabat bicara untuk mengurangi ketegangan pikiran. Jika usaha-usaha tersebut tidak membuahkan hasil, Susan menganjurkan untuk menemui dokter.
Dokter akan memutuskan perlu tidaknya pil tidur. Sebaiknya Anda juga tidak membeli pil tidur sembarangan alasannya ialah penggunaan pil yang tidak terkontrol justru berbahaya. Sebuah penelitian menawarkan penggunaan obat tidur dalam jangka panjang mampu menyebabkan efek samping yang berbahaya, ibarat rasa lelah berkepanjangan, depresi, berjalan sambil tidur, sampai menyetir sambil tidur.