Rabu, 29 November 2017

6 Tips Bertengkar Sehat dengan Pasangan

Dalam menjalankan relasi asmara pasti tidak terlepas dari konflik. Wajar saja jikalau timbul argumen. Namun, semoga tidak menjadi pertengkaran yang andal Anda perlu tahu triknya.

Dikutip dari Your Tango, Sally LeBoy, terapis janji nikah dan keluarga mengungkapkan ada penelitian yang menunjukkan, orang yang bertengkar cenderung lebih bahagia. Karena, Anda mampu mengutarakan kepada pasangan ihwal hal-hal yang tidak Anda sukai.

Nah, semoga pertengkaran tidak berlarut-larut dan berlangsung dengan sehat, ikuti tips berikut ini.

Jangan Memperpanjang Pertengkaran
Dikutip dari eHow, jangan memperpanjang pertengkaran jikalau itu tidak terlalu penting. Hal ini sama saja Anda membuang-buang waktu sebab meributkan problem kecil yang dibesar-sebarkan. Jadi, cobalah untuk mengurangi ‘drama’ dalam relasi percintaan Anda.

Jangan Langsung Memarahi Pasangan
Setiap orang tidak suka dihakimi. Jadi, tahanlah emosi Anda dan pergunakanlah bahasa yang tepat. Jangan lontarkan kalimat seperti, ‘Kamu sibuk hingga tidak mau menemuiku!’, tapi coba ganti dengan kata-kata yang lebih manis, menyerupai ‘Bagaimana jikalau sabtu malam kita bertemu? Aku sangat rindu’. Kata-kata manis dapat lebih didengar oleh pria dan beliau akan lebih menghargai Anda.

Hindari Meributkan Masalah yang Sama
Psikolog Alexander Sriewijono menjelaskan, “Pertengkaran harus menjadi sebuah pembelajaran. Anda dan pasangan boleh bertengkar tapi jangan hingga bertengkar dua hingga tiga kali untuk problem yang sama.”

Jika yang dimasalahkan ialah hal yang sama, berarti pembicaraan Anda tidaklah efektif dan pertengkaran yang lalu belum menemukan titik tengahnya. Cari metode lain untuk memberikan problem Anda. Terkadang memenangkan pertengkaran bukanlah tujuan yang bantu-membantu tapi sama-sama memahami dan dapat mengubahnya merupakan hal yang paling penting.

Hindari Membuat Status Menyindir di Twitter atau Facebook
Sudah menjadi kebiasaan kita untuk selalu meng-update segala situasi dengan postingan status di Twitter dan Facebook. Namun jangan hingga Anda mem-posting status-status yang menyindir dan menawarkan kemarahan Anda. Bukannya menyelesaikan masalah, hal ini dapat menambah problem gres jikalau si beliau membacanya. Makara tahanlah diri Anda semoga tidak mem-posting luapan emosi Anda.

Jangan Kasar
Hal yang terkadang tidak dapat dikendalikan dikala bertengkar ialah emosi. Bila emosi sudah meluap, kata-kata bergairah dikeluarkan dan terkadang otot pun ikut dipergunakan. Kontrollah emosi Anda. Sekesal apapun, hindari memakai kata-kata kasar, memukul atau memecahkan barang. Percayalah, cara ini tidak akan menyelesaikan masalah. Komunikasi dua arah paling penting dalam penyelesaian masalah.

Sportif
Jika Anda salah, jangan sungkan minta maaf. Ini merupakan bentuk penyelesaian problem secara sehat dan tidak berlarut-larut. Jangan banyak berkelit dan membela diri, jikalau memang Anda sadar Anda salah. Bersikaplah sportif dan akui kesalahan.


EmoticonEmoticon