Jumat, 24 November 2017

7 Bencana Alam Paling Membunuh di Bumi (200 Tahun Terakhir)

Alam bisa dekat dengan manusia, namun alam juga bisa menjadi musuh yang teramat ganas dan brutal, bencana tidak memilih orang untuk dibinasakan, dan bencana biasanya melaksanakan pembinasaan masal terhadap para penghuni setempat.. Berikut ini 7 bencana terbesar yang pernah dicatat sejarah, sebanarnya masih ada beberapa bencana dahsyat yang terjadi di bumi, namun karena data yang kurang akurat jadi admin hanya sampaikan hingga ke 200 tahun belakang. berikut daftarnya dari yang paling kecil.

# Gempa bumi dan Tsunami, Samudra Hindia - 2004,
Korban tewas 230.000+ Jiwa

Gempa bumi Samudra Hindia tahun 2004, yang dikenal oleh masyarakat ilmiah sebagai gempa bumi Sumatera-Andaman, ialah gempa yang terjadi di 00:58:53 UTC (07:58:53 waktu lokal) 26 Desember 2004, dengan sentra gempa bumi di episode pantai barat Sumatera, Indonesia. Gempa dipicu serangkaian tsunami di sepanjang pantai di perbatasan Samudera Hindia, menewaskan banyak orang dan menenggelamkan masyarakat pesisir. Besarnya gempa pada awalnya dicatat sebagai 9,0, namun telah meningkat menjadi 9,1 dan 9,3. Gempa ini ialah gempa kedua terbesar yang pernah tercatat pada seismograf. cukup besar yang mengakibatkan seluruh dunia ikut bergetar sebanyak setengah inci, atau lebih dari satu sentimeter.

# Kegagalan bendungan Banqiao, China - 1975,
Korban tewas 231.000+ jiwa

Bendungan Banqiao dirancang untuk menahan banjir (306 mm (12 inci) curah hujan per hari). Pada bulan Agustus tahun 1975, terjadi banjir, turun lebih dari jatah satu tahun curah hujan dalam 24 jam, kondisi cuaca yang gagal untuk diprediksi. Gerbang pintu air tidak bisa menangani luapan air, 64 buah dam gagal menahannya. Ketika bendungan hasilnya jebol, itu disebabkan gelombang besar, 10 kilometer luasnya, dengan tinggi 3 - 7 meter, bergerak ke dataran di bawah secepat 50 km/jam. Daerah sepanjang 55 kilometer dan lebar 15 kilometer, berubah jadi danau sebesar 12.000 km². Evakuasi tidak berjalan karena kondisi cuaca buruk dan putusnya komunikasi dan jalur transportasi.

# Gempa Bumi Tangshan, China - 1976,
Korban Tewas 242.000+ Jiwa

Gempa bumi Tangshan merupakan salah satu yang gempa bumi terbesar pada zaman modern, dalam hal kematian terbanyak. Dari sentra gempa bumi yang berada di dekat Tangshan di Hebei, Cina, sebuah kota industri dengan sekitar satu juta penduduk. Gempa bumi dipagi hari, di 03:42:53.8 waktu setempat (1976 27 Juli 19:42:53.8 UTC), dan berlangsung selama sekitar 15 ******* Pemerintah Cina mencatat kekuatannya gempa sekitar 7,8 pada skala Richter, meskipun beberapa sumber daftar mencatat 8,2 SR. Itu ialah gempa pertama dalam sejarah modern.

# Badai siklon, India - 1839,
Korban Tewas 300.000+ jiwa

Pada tahun 1839, gelombang air pasang besar disebabkan oleh Siklon, puluhan pelabuhan di kota Coringa yang tidak seluruhnya dibangun kembali; 20.000 kapal di teluk yang hancur dan 300.000 orang meninggal. Ini bukan pertama kalinya malapetaka besar terjadi di Coringa: 1789 terjadi tiga gelombang yang disebabkan oleh topan yang hancurkan kota pelabuhan di muara sungai Ganges. Banyak kapal yang tenggelam dan diperkirakan 20.000 orang tenggelam.

# Badai siklon Bhola, Bangladesh - 1970,
Korban tewas 1juta jiwa

Badai siklon yang memukul Pakistan Timur (sekarang Bangladesh) pada 12 November 1970 ialah tornado siklon dengan kematian terbanyak yang pernah terjadi, dan salah satu musibah paling mematikan di masa modern. Pemerintah Pakistan yang telah dikritik mahir untuk penanganan operasi santunan setelah badai, baik oleh para pemimpin politik lokal di Pakistan Timur dan di media internasional. Badai yang intensif makin parah setelah joinan ama topan tornado pada 11 November, dan mulai berbelok ke arah timur laut karena mendekati kepala teluk. Kecepatan angin yang berhembus sekitar 185 km/jam.

# Banjir Sungai Kuning, China - 1887,
Korban Tewas 2juta jiwa

Sungai Kuning (Huang He) di China banyak wilayah yang rawan banjir, karena luas bentangan tanah datar yang sebagian besar di sekelilingnya. Tahun 1887 Sungai Kuning banjir dan menghancurkan daerah ini, antara 900.000 - 2 juta orang meninggal dunia. Ini merupakan salah satu musibah yang paling banyak memakan korban yang pernah tercatat. Pada 1887, dasar laut naik, bersamaan dengan hujan deras, mengakibatkan banjir besar. Gara2 dataran rendah di dekat kawasan, banjir menyebar dengan cepat di seluruh Cina Utara, yang meliputi perkiraan 50.000 mil persegi, daerah pertanian, permukiman dan sentra komersial. Setelah banjir, dua juta orang kehilangan tempat tinggal.

# Banjir Sungai Kuning, China - 1931,
Korban Tewas 4juta jiwa

Banjir Sungai Kuning (Huang He flood) merupakan musibah terbesar yang pernah tercatat dengan paling banyak memakan korban meninggal dunia dari era 20. Perkiraan jumlah orang tewas dalam banjir 1931 berkisar dari 1 hingga 4 juta orang. Kematian yang disebabkan oleh banjir yang dimaksud termasuk didalamnya korban karena tenggelam, penyakit,kelaparan, dan kekeringan. Sungai tersebut sering disebut "China's sorrow" karena jutaan orang telah terbunuh oleh banjir.

Sayangi bumi, jaga ia menyerupai ia memelihara kita umat manusia.. saat ia murka, sehebat apapun senjata dan teknologi insan tak akan bisa melawannya.


EmoticonEmoticon