Kamis, 23 November 2017

9 Hewan Berbeda Jenis yang Menjadi Sahabat Sejati

Tags


Agar menjadi pribadi yang baik, ialah benar harus memilih sahabat yang membawa kita ke arah kebaikan. Pergaulan yang buruk pasti akan memberi pengaruh tidak baik pula bagi kita.

Namun, memilih sahabat atas dasar warna kulit, suku, tingkat ekonomi, tentu malah menjerumuskan kita menjadi pribadi yang rasis dan mencederai rasa kemanusiaan itu sendiri. Kalau ternyata masih terselip perasaan 'pilih kasih' mirip ini di dalam hati, coba perhatikan 9 rujukan persahabatan sejati di bawah ini.

Semoga menginspirasi...


1. Harimau betina dan anak babi

ialah

Di kebung binatang Bangkok, ada seekor harimau yang diberi nama Saimai. Uniknya, ia jadi perawat bagi bawah umur babi di tempat tersebut. Padahal induk dari anak babi ini masih ada, tapi pihak kebun binatang lebih memilih menempatkan anak babi ini bersama sang harimau. 

Saimai telah mengganggap anak babi tersebut mirip anaknya sendiri, ia juga terlihat tidak bermasalah dalam merawat anak babi itu. Mereka sering terlihat bercanda dan tidak pernah terjadi pertengkaran.


2. Monyet dan Kelinci

ialah

BoonLau ialah seekor simpanse berekor panjang. Dia tinggal di sebuah kuil bersama para biarawan dan dirawat sebab lumpuh akhir digigit oleh seekor anjing. Saat itu BoonLau menyeret dirinya sendiri ke kuil dan ditemukan oleh para biarawan yang merawatnya ketika ini. Monyet tersebut hanya memiliki satu tangan. 

Para biarawan melihat BoonLau membutuhkan teman, maka mereka memasukkan seekor kelinci yang berjulukan Toby ke dalam sangkar BoonLau. Rupanya dugaan para biawaran tepat, sebab dua hewan ini menjadi sobat baik yang saling menyayangi.



3. Jerapah dan Burung Unta

ialah

Seekor jerapah berjulukan Bea yang hidup di Taman Busch kawasan Tampa, Florida, telah berteman dengan seekor burung unta berjulukan Wilma. Padahal di kebun tersebut banyak spesiesnya masing-masing yang berkeliaran, namun Bea dan Wilma justru menjalin persahabatan yang akrab.

Bea berumur tiga tahun dan merupakan jenis spesies yang suka mengeksplorisasi hal-hal gres dengan lidahnya, sedangkan Wilma berumur sepuluh tahun namun terlihat mirip tidak keberatan dengan tingkah laku Bea. Rupanya persahabatan sejati memang harus saling memahami, ya.


4. Orangutan dan Anjing

ialah

Roscoe ialah seekor anjing yang sering mengikuti staf dari Lembaga Spesies Langka di Myrtle Beach, South Carolina. Di tempat ini, Roscoe bertemu dengan Surya, seekor orangutan. Ternyata mereka pribadi cocok dan menjaling pertemanan. 

Mereka mulai bermain dan bercanda satu sama lain dan hal ini membuat para staf resah sebab pada umumnya anjing takut dengan jenis primata. Mereka mencoba untuk mencari dan menemukan pemilik Roscoe namun tidak berhasil, sehingga mereka mengadopsinya. 

Surya dan Roscoe menghabiskan waktu bersama beberapa jam tiap harinya. Mereka sering pergi berenang, atau menghabiskan waktu berjalan-berjalan di lingkungan sekitar.



5. Bayi Gajah dan Domba

ialah

Seekor bayi gajah yang berjulukan Themba menjadi yatim piatu setelah ibunya jatuh dari tebing. Dia menerima pengawasan secara ketat oleh penjaga dan penjaga berharap semoga ia menerima ibu gres dari gajah yang lain. Tapi, setelah seminggu ia masih terlihat dibiarkan saja oleh gajah lainnya. 

Para pengasuh pun membawanya ke Pusat Rehabilitas Shamwari, dan diperkenalkan kepada Albert, seekor domba. Saat pertama Themba ditempatkan bersama dengan Albert, sang domba bersembunyi di tempat yang ibarat gua selama dua belas jam. Karena Themba terus memaksa Albert keluar, kesannya Albert mengalah dan mau keluar dari gua. Setelah itu mereka dengan cepat menjalin pertemanan dan tidak pernah terpisahkan hingga ketika ini.

6. Macan Tutul dan Anjing

ialah

Ada seekor macan tutul berjulukan Shakira, yang terlahir dari seorang ibu yang tidak mampu menghasilkan ASI yang cukup. Sang pemilik membawanya setelah berumur empat belas hari sebab saran dari seorang sobat melalui telepon untuk menawarkan susu melalui botol hingga ia cukup besar lengan berkuasa untuk diperkenalkan dengan keluarga barunya, Katjinga, seekor Ridgeback Rhodeshian yang gres saja melahirkan di tempat sampah. 

Saat Shakira disatukan bersama keluarga anjing tersebut, tidak tampak terjadi perkelahian perbedaan spesies. Justru kucing itu sekarang bermain, makan, dan tidur bersama dengan bawah umur anjing tersebut.


7. Simpanse dan Kucing

ialah
Ada simpanse kecil yang manis berjulukan Anjana yang suka bermain dengan seekor kucing besar. Dia telah membantu para pengasuh yang merawat hewan-hewan langka lainnya. 

Simpanse itu berlagak layaknya seorang ibu untuk para kucing tersebut. Dia selalu menawarkan makan siang (botol susu) kepada anak kucing (maksudnya: macan) itu dan menemaninya ketika tidur siang. 

Para pengasuh hewan ditempat itu mengatakan bahwa simpanse tersebut sudah sangat membantu dalam merawat bawah umur kucing besar. Dia akan mengikuti para pengasuh dan menirukan apa yang mereka lakukan, mirip itulah cara simpanse tersebut berguru untuk merawat para kucing besar.

8. Anjing Basset Hound dan Burung Hantu

ialah

Kedua hewan itu bertemu di sebuah pengungsian hewan hilang. Saat mereka bertemu, dengan cepat mereka berteman. Mereka tidak terpisahkan semenjak hari itu. Keduanya bahkan meringkuk di sofa atau bangku bantu-membantu untuk menonton TV. Wol dan Beryl - demikian nama dua bersahabat ini - memiliki persahabatan yang baik dan tidak pernah terpisahkan.

 

9. Kucing dan Ayam

ialah

Ada seekor kucing berjulukan Nirma yang mengadopsi tujuh anak ayam. Sang ibu ayam telah mati, maka Nirma memutuskan untuk merawat bawah umur ayam tersebut bersama dengan empat anak kandungnya (pasti anak kucing, dong). 

Keluarga besar Nirma ini hidup di dalam kardus sebagai rumah tinggal. Tanpa mengesampingkan perbedaan spesies, keluarga campuran tersebut terlihat senang tidur dan bermain bersama.


EmoticonEmoticon