Jumat, 24 November 2017

Etika Berjabat Tangan atau Bersalaman dengan Baik

Tags

Berjabat tangan bukan hanya sekadar bentuk kesopanan dikala bertemu orang. Jabat tangan juga merupakan faktor penentu kesuksesan dikala interview pekerjaan atau bertemu klien.

Jabat tangan dapat membentuk kesan pertama yang kuat. Hal ini juga merupakan sikap formal dalam kehidupan profesional. Agar meninggalkan kesan yang baik dan positif, ikuti tips berjabat tangan secara profesional berikut ini, menyerupai dikutip sheknows.

1. Jabat tangan biasanya dilakukan dalam posisi bangkit dan berhadapan. Hal ini berarti Anda menawarkan rasa hormat. Jika sedang duduk, berdirilah dikala akan berjabat tangan.

2. Jika akan duduk kembali di kursi, duduklah setelah orang lain mulai duduk.

3. Saat berjabat tangan, rapatkan jari-jari Anda dan eratkan genggaman. Letakkan jempol di atas tangan lawan jabat tangan Anda. Sedangkan jari-jari lainnya dilekatkan di telapak tangannya, lalu goyangkan dengan gerakan ke atas dan bawah sebanyak dua sampai tiga kali. Jangan terlalu keras dalam menggenggam tangan orang lain, tapi pastikan posisi tangan Anda mantab menggapai tangan lawan jabat tangan Anda.

4. Saat berjabat tangan kontak mata perlu dijaga dan berilah senyuman hangat. Hindari untuk melihat ke arah tangan dikala berjabat tangan. Dengan saling menatap akan menawarkan rasa percaya diri Anda.

5. Selama berjabat tangan, Anda mampu mengucapkan kalimat-kalimat singkat. Seperti ucapan selamat pagi atau siang.

6. Saat mengakhiri pertemuan, jangan lupa untuk kembali berjabat tangan. Hal ini merupakan tanda perpisahan dengan gaya profesional.


Hindari gaya berjabat tangan menyerupai di bawah ini:
1. Lemas dan tangan yang lembab. Kondisi tersebut dapat memudahkan tangan lepas dari cengkeraman. Maka dari itu, sebelum berjabat tangan, pastikan tangan Anda kering.

2. Hanya menggunakan jari-jari dikala menggenggam tangan lawan jabat tangan Anda. Jika melaksanakan jabat tangan dengan gaya menyerupai itu, Anda akan dianggap tidak menghormati lawan jabat tangan Anda dan menjadikan kesan bahwa Anda jijik memegang tangannya.



3. Berlebihan dikala menggoyangkan tangan lawan jabat tangan Anda.

4. Berjabat tangan sangat cepat dan hampir tidak menyentuh lawan jabat tangan Anda.


EmoticonEmoticon