Minggu, 26 November 2017

Hantu Suka Menghuni Rumah yang Kotor?

Ilustrasi hantu (foto: Huffington Post)

Sebuah penelitian baru-baru ini menyampaikan bahwa ada kekerabatan antara rumah yang kotor dengan penampakan hantu. Mungkin ini mampu menjadi bukti kenapa hantu suka menghuni bangunan-bangunan bau tanah yang sudah tak digunakan lagi.

Menurut Medical Daily menyerupai dilansir Huffington Post , sekelompok pemburu hantu di Clarkson University di New York sedang menyelidiki kekerabatan antara kualitas udara dalam ruangan dengan sosok makhluk halus.

Mereka mengatakan jamur beracun dapat memicu psikosis yang memungkinkan seseorang untuk melihat atau mendengar hal-hal astral di malam hari.

"Banyak laporan wacana hantu yang sangat sulit untuk diteliti ," kata profesor teknik dari Clarkson , Shane Rogers , menurut situs web universitas tersebut.

"Penampakan hantu sering dilaporkan dalam struktur bangunan bau tanah , yang mungkin memiliki kualitas udara yang buruk ," tambah Rogers.

"Hal itu sama dengan orang yang menderita depresi , kecemasan dan efek lainnya dari paparan polutan biologi di udara dalam ruangan. Kami berusaha untuk menenukan apakah beberapa laporan penampakan hantu mungkin berafiliasi dengan polutan tertentu yang ditemukan di udara dalam ruangan."

Tim peneliti yang dipimpin Rogers berencana untuk mengukur kualitas udara di beberapa lokasi menyeramkan di New York , termasuk Museum Seni Frederic Remington di Ogdensburg. Konon , museum tersebut yaitu daerah yang paling dihantui dan sering terdengar suara-suara gila dikala malam hari.

Jika mereka kembali 'hidup-hidup' , mereka berencana untuk mempublikasikan hasil temuan mereka secepatnya.


EmoticonEmoticon