Rabu, 29 November 2017

Inilah 9 Mitos Ilmiah Yang Sebenarnya Salah

Tidak ada yang lebih bagus dibanding memecahkan mitos (mythbusting; yang membuat sebuah jadwal Discovery Channel, Mythbusters, terkenal), jadi inilah ia daftar kesalahpahaman dan mitos yang diketahui orang-orang tapi mampu dibilang konyol – kali ini ihwal ilmu pengetahuan.

Tidak ada gravitasi di luar angkasa
Tidak
Faktanya, ada gravitasi di luar angkasa – sangat banyak. Alasan bahwa astronot tampak tak ada beban yakni karena mereka mengorbit Bumi. Mereka jatuh ke Bumi tapi bergerak ke samping untuk menghindarinya. Jadi, mereka selalu jatuh tapi tak pernah mendarat. Gravitasi memang ada di seluruh luar angkasa secara virtual (ada tapi tak dapat dirasakan). Ketika sebuah pesawat ulang alik mencapai ketinggian orbit (Sekitar 250 mil di atas permukaan Bumi), gravitasi hanya berkurang 10%.


Petir tak pernah menyambar daerah yang sama dua kali
Tidak
Lain kali bila Anda melihat sambaran petir dan Anda beranggapan untuk lari ke daerah sambaran untuk melindungi diri dari serangan selanjutnya, ingatlah ini! Petir memang menyambar daerah yang sama dua kali – malahan, ini sangat umum. Petir lebih memilih tempat-tempat tertentu menyerupai pohon tinggi atau bangunan. Di lapangan luas, obyek yang paling tinggi memiliki kemungkinan besar disambar beberapa kali sampai petir berpindah jauh untuk mencari target baru. Empire State Building tersambar petir 25 kali setahun.


Meteor menjadi panas karena ukiran ketika memasuki atmosfer
Tidak
Ketika sebuah meteoroid memasuki atmosfer Bumi (menjadi meteor), sebetulnya kecepatan yang memadatkan udara di depan obyek yang menyebabkan obyek tersebut memanas. Adalah tekanan di udara yang menimbulkan panas yang cukup untuk membuat kerikil tersebut sangat panas sehingga bersinar bila dilihat dari Bumi (bila kita beruntung melihatnya di langit pada waktu yang tepat). Kita juga perlu menolak mitos ihwal meteor panas ketika tiba di Bumi – menjadi meteorit. Meteorit selalu hambar ketika tiba di daratan – dan faktanya sering ditemukan terlapisi es. Ini dikarenakan kerikil tersebut sangat hambar dari perjalanannya melintasi ruang angkasa sehingga panas ketika masuk ke Bumi belum cukup untuk mengkremasi lapisan terluarnya.


Sebuah koin yang dijatuhkan dari bangunan yang sangat tinggi dapat membunuh pejalan kaki di bawah
Tidak
Mitos ini sangat umum sehingga menjadi cliche di sejumlah film. Mitosnya yakni bila Anda menjatuhkan koin dari puncak bangunan tinggi (seperti Empire State Building) – koin ini akan memperoleh kecepatan yang mampu membunuh seseorang bila mendarat di atas insan di darat. Tapi faktanya adalah, aerodinamika sebuah koin tidak cukup untuk membuatnya berbahaya. Apa yang akan terjadi yakni orang yang terkena koin tersebut hanya merasa diketuk kepalanya – tentunya mereka selamat dari “bencana” tersebut.


Sel otak tak dapat beregenerasi
Tidak
Alasan mitos ini menjadi semakin umum yakni karena mitos ini dipercayai dan diajarkan oleh komunitas ilmiah dalam jangka waktu yang lama. Tetapi pada tahun 1998, ilmuwan di Sweden and the Salk Institute di La Jolla, California menemukan bahwa sel otak pada insan dapat beregenerasi. Sebelumnya lama dipercayai bahwa otak yang kompleks dapat terganggu oleh pertumbuhan sel baru, tapi studi menemukan bahwa memori dan sentra pembelajaran otak dapat menciptakan sel gres – menawarkan keinginan kepada penyembuhan penyakit menyerupai Alzheimer.


Ada sisi tergelap dari bulan
Tidak
Sebenarnya – setiap episode dari bulan disinari pada suatu waktu oleh matahari. Kesalahpahaman ini muncul karena ada sisi tergelap bulan yang tak pernah tampak ke Bumi. Ini disebabkan oleh penguncian gelombang; hal ini dikarenakan bahwa tarikan gravitasi Bumi terhadap bulan sangat berpengaruh sehingga bulan hanya menampakkan satu wajah ke kita.

Wikipedia menyebutkan: “Penguncian gelombang terjadi ketika gradien gravitasi menyebabkan satu sisi badan astronomis selalu menghadap badan yang lain; contohnya, satu sisi Bulan selalu menghadap Bumi. Tubuh yang terkunci gelombang lama berotasi sebagaimana berevolusi terhadap Bumi. Rotasi ini menyebabkan satu penggalan Bulan selalu menghadap Bumi.”


Makanan yang jatuh ke lantai dianggap aman dimakan bila diambil kembali dalam lima detik
Tidak
Ini yakni omong kosong yang pastinya dikenal banyak orang. Bila ada basil di lantai dan makanan mendarat di atasnya, otomatis mereka menempel ke makanan. Selain itu, memakan basil dan kotoran tidak selalu menjadi hal buruk karena mereka membantu kita membangun sistem kekebalan badan yang kuat.


Polaris yakni bintang paling terperinci di langit malam penggalan utara
Tidak
Sirius sebetulnya lebih terperinci dengan magnitudo -1.47 bila dibandingkan dengan Polaris yaitu 1.97 (semakin rendah angkanya, semakin terperinci bintangnya). Pentingnya Polaris yakni bahwa posisinya di langit menerangkan Utara – dan karena itu pula bintang ini dijuluki “Bintang Utara”. Polaris yakni bintang paling terperinci di konstelasi Ursa Minor dan merupakan Bintang Utara ketika ini ketika bintang kutub berubah sepanjang waktu karena bintang menampakkan perpindahan berlanjutan yang lambat terhadap poros Bumi.


Ketika badan dipaparkan dengan kehampaan ruang angkasa, badan insan meledak
Tidak
Mitos ini yakni hasil dari film-film fiksi ilmiah yang menggunakannya semoga memberi ketertarikan terhadap alur cerita. Faktanya, insan dapat selamat 15 – 30 detik di luar angkasa apabila mereka menghembuskan napas sebelum terpapar hampa udara (ini mencegah paru-paru meledak dan mengirimkan udara ke pembuluh darah). Setelah 15 atau 30 detik, kekurangan oksigen menyebabkan ketidaksadaran diri yang membawa pada janjkematian karena kehabisan napas.


EmoticonEmoticon