Rabu, 29 November 2017

Inilah Desain Jembatan Selat Malaka Penghubung Indonesia – Malaysia

Tags

Jembatan

Jembatan Selat Malaka yang menghubungkan Pulau Rupat, Riau, dengan Malaka, Malaysia, akan dibangun dengan panjang 48,69 kilometer (km).

Namun, alasannya ialah infrastruktur di Pulau Rupat belum memungkinkan, akan dibangun pula jalan sepanjang 71,2 km dan jembatan yang menghubungkan Pulau Rupat dengan Pulau Sumatera, sepanjang 8 km.

Dalam ajuan yang diajukan perusahaan asal Malaysia, Strait of Malacca Partners Sdn Bhd, menunjukkan desain jembatan utama Selat Malaka terletak pada 12 km setelah Pulau Rupat.

Di kawasan inilah, jembatan tak lagi menggunakan tiang, melainkan kabel-kabel besar, dengan jarak antartiang penyangga kabel 4,3 km. Jembatan juga dinaikkan sampai 76 meter, sehingga kapal-kapal tanker besar mampu menerobos jembatan ini.

Tak hanya itu, jembatan juga akan didesain dengan dua penyeberangan kapal yang lain. Namun, masing-masing hanya selebar 2,3 km dan 2,8 km.

Selat Malaka, merupakan salah satu jalur tersibuk di Asia Tenggara. Kapal-kapal besar dengan kapasitas lebih dari 300 ribu ton biasa melewati laut dengan kedalaman 50-60 meter itu.

Jembatan akan didesain sebagai kawasan penyeberangan yang ekonomis dan penampilan yang menarik. Orang-orang yang lewat nantinya tak hanya menyeberangi selat, tapi juga mampu melihat pemandangan di pulau-pulau sekitar.

Pembangunan jembatan utama ini diperkirakan menelan dana US$11 miliar, sedangkan penghubung Pulau Rupat dengan Pulau Sumatera, diperkirakan membutuhkan biaya US$1,75 miliar. Total pembangunan mencapai US$12,75 miliar atau sekitar Rp110 triliun dengan kurs Rp8.600 per dolar AS. (viva)
source


EmoticonEmoticon