Ahli geologi di wilayah rawan konflik, Chechnya, menemukan benda yang diduga fosil telur-telur dinosaurus. Fosil telur ini diperkirakan sedang dierami oleh reptil terbesar yang pernah menghuni bumi lebih dari 60 juta tahun lalu.
"Sejauh ini kami telah menemukan 40 telur, berapa angka sempurna yang ditemukan belum mampu dipastikan," kata Said-Emin Dzhabrailov, geologis dari Chechen State University, ibarat dilansir dari Daily Mail.
Para andal geologi ini sulit memastikan jumlah sebab ini gres temuan yang ada di permukaan. "Mungkin masih banyak yang terhampar di lapisan bawah," ucap Said-Emin.
Temuan ini awalnya terungkap ketika kru konstruksi suatu pembangunan meledakkan satu sisi bukit untuk membangun jalan di erat perbatasan dengan negara Georgia di Pegunungan Kaukasus.
Tim yang terdiri dari andal geologi pun kemudian menyisiri area ditemukannya fosil yang berbentuk ibarat kerikil oval itu. Fosil itu memiliki diameter sekitar 25 sentimeter. Adapun bentangan panjangnya mencapai satu meter.
Namun, andal geologi masih kesulitan untuk mengidentifikasi spesies apa yang mengerami telur tersebut. Ahli paleontologi dibutuhkan untuk menjawab ini.
Said-Enim pun kemudian mengatakan, pemerintahan setempat akan mengakibatkan lokasi ini sebagai cagar alam untuk memikat wisatawan. Langkah ini tetap dilakukan walau Chechnya masih terbilang daerah rawan konflik.
Jumat, 24 November 2017
Inilah Kronologis Ditemukannya 40 Telur Dinosaurus di Chechnya
Diterbitkan 10.41
Tags
Artikel Terkait
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
EmoticonEmoticon