Jumat, 24 November 2017

Kamu Harus Baca! Sebuah Renungan, Ketika Pria Bimbang Akan Cintanya


Seringkali kita mendengar pria lebih memilih untuk melajang lebih lama dengan alasan-alasan ekonomi. Lebih spesifiknya ingin punya rumah pribadi, punya mobil, punya gaji sekian juta / bulan terlebih dahulu serta tabungan beberapa ratus juta untuk sebuah pesta kesepakatan nikah .



Karenanya, sebelum mencapai pernikahan, para pria bekerja ekstra keras mengumpulkan uang demi menerima kemapanan. Salahkah hal ini ? Tentu saja tidak . Sudah selayaknya semua orang untuk punya kehidupan yang aman secara finansial ketika berumah tangga untuk menyampaikan kenyamanan bagi istri dan anak.

Tetapi, pada ketika kemapanan itu sudah dimiliki,ada situasi yang mampu menjebak para pria….

Saat seorang pria sudah begitu kaya, maka semua jenis wanita akan datang kepadanya menunjukkan cinta. Dan risikonya semua itu akan menjadi buram dan terbersit keraguan, apakah mereka datang alasannya ialah cinta yang nrimo atau hanya mencintai kekayaan yang dimiliki pria itu.


Jika pria itu salah memilih maka risikonya sesuatu yang buruk akan terjadi, sehingga pria itu menyesal kenapa mampu menjadi begitu kaya.

Suatu kewajaran bukan? Wanita mana yang tidak akan datang bila sang pria begitu tampan, cerdas, kaya & muda? Semua ingin mencicipi Jaguarmu,tidur di atas Tempur Pedicmu, tinggal di pent housemu & b’dampingan dengan pria berjas Kiton.

Ini merupakan gambaran bahwa uang mampu memanipulasi perasaan… dan parahnya itu ialah uangmu!

Bila ketika ini kau memiliki kendaraan beroda empat dan kehidupan yang cukup mapan & seorang pacar, kau tidak akan pernah tau, apakah wanita ini masih mencintaimu jikalau suatu ketika kau hanya naik sepeda motor, tidak lagi punya rumah langsung & hanya ada menu tempe di meja makan. Tahukah kamu? Tidak……( roda kehidupan terus berputar bukan ? )

Karena beliau datang ketika kau mampu memberikannya kenyamanan-kenyamanan finansial yang beliau idam-idamkan.

Cintakah yang kau punya? Bukan! Kamu hanya memiliki wanita yang mencintai kenyamanan yang mampu kau sediakan.



Beruntunglah bagi pasangan yang telah menikah dan mereka berdua memulainya dari bawah. Mensyukuri kendaraan beroda empat mereka, alasannya ialah mereka berdua pernah mencicipi panas-hujan dengan sepeda motor. Menyenangi spring bed gres mereka, alasannya ialah mereka berdua pernah tidur bersama di atas sebuah kasur busa kecil. Terharu dengan rumah langsung mereka, alasannya ialah dulu mereka pernah tinggal hanya di sebuah kost.


Beruntunglah para pria yang memiliki wanita yang begitu mencintai mereka & mendampingi di saat-saat perjuangan menuju kehidupan yg lebih baik.

Hari ini,, belajarlah untuk menghargai pasanganmu bukan alasannya ialah kekayaannya.. !

claim content => @gmail.com


EmoticonEmoticon