Minggu, 26 November 2017

Kekurangan Vitamin D Bisa Membuat Wanita Muda Depresi

Ilustrasi (foto: Shutterstock/via Healthmeup.com)

Sebuah studi gres yang dilakukan oleh Oregon State University menawarkan bahwa ada relasi antara rendahnya tingkat vitamin D dan depresi pada wanita muda yang sehat bugar.

Melansir Healthmeup.com , Senin (23/3/) , para peneliti percaya bahwa wanita muda dengan tingkat vitamin D yang rendah lebih rentan untuk membuatkan gejala depresi klinis secara signifikan.

Hasil penelitian pun tetap konsisten meskipun peneliti memperhitungkan kemungkinan lainnya , menyerupai tahun , acara fisik , atau menghabiskan waktu di luar ruangan.

"Depresi memiliki beberapa , penyebab yang berpengaruh dan kalau vitamin D yakni adegan dari gambaran , itu hanya sebagian kecil ," kata David Kerr dari Oregon State University sekaligus penulis utama dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal Psychiatry Research.

Vitamin D merupakan nutrisi penting yang mempromosikan kesehatan tulang serta fungsi otot. Kekurangan vitamin D telah dikaitkan dengan fungsi kekebalan badan yang buruk , beberapa jenis kanker dan penyakit jantung.

Ketika kulit kita terkena sinar matahari , badan kita secara otomatis menghasilkan vitamin D. Atau dengan komplemen vitamin D , juga secara alami ada di beberapa makanan. Sementara itu kebutuhan harian akan vitamin D yang direkomendasikan yakni 600 IU per hari.

Untuk melaksanakan penelitian ini , peneliti merekrut 185 mahasiswa , semuanya terdiri dari wanita berusia 18 hingga 25 tahun. Para peneliti mengukur tingkat vitamin D dari sampel darah dan penerima segera menyelesaikan survei gejala depresi setiap ahad untuk jangka waktu lima minggu.

Para peneliti menemukan bahwa lebih dari 75 persen dari penerima melaporkan gejala depresi klinis yang signifikan setiap ahad selama penelitian..


EmoticonEmoticon