Rabu, 29 November 2017

Setahun Lebih Kehilangan Kontak, NASA Akhiri Misi Robot Penjelajah Mars Spirit

Setelah lebih dari satu tahun semenjak kehilangan kontak dengan Spirit, robot penjelajah Mars, NASA kesannya memutuskan untuk menyerah. Per 25 Mei 2011 ini, tubuh antariksa itu mengonfirmasikan bahwa mereka akan mengakhiri seluruh rencana komunikasi dengan robot itu.

Langkah ini juga memastikan berakhirnya misi robot itu yang telah berlangsung selama 7 tahun terakhir.


Spirit, robot penjelajah milik NASA yang bertugas di planet Mars.

Sebelumnya, NASA berharap bahwa isu terkini semi yang segera hadir di planet itu akan membuat Spirit bisa mengisi ulang baterai lewat panel surya yang dimiliki semoga bisa melaksanakan kontak radio. Namun tampaknya, robot itu mengalami kerusakan yang tidak bisa diperbaiki.

Sebagai informasi, di isu terkini cuek terakhir yang melanda Mars, Spirit terpaksa menempuh peran di temperatur yang sangat membeku.

“Tampaknya kini kita hanya bisa melihat bahwa Spirit merupakan sebuah penjelajah kecil dan mengenang sejumlah sukses dan pencapaian yang telah ia raih selama hidupnya,” kata David Lavery, seorang direktur NASA, ibarat dikutip dari Engadget, 26 Mei 2011.

Semangat Spirit akan terus hidup, namun bagaimana dengan kelanjutan misi NASA di planet Mars?

Lavery menyebutkan, ketika ini Opportunity, penjelajah Mars milik NASA lainnya yang bertugas semenjak tahun 2004 lalu masih dalam kondisi baik. Akhir tahun 2011 ini, ia akan ditemani oleh Curiosity, robot penjelajah generasi terbaru yang menggunakan tenaga nuklir, untuk menyelidiki apakah Mars pernah menampung kehidupan.

Sementara itu, jaringan pesawat ruang angkasa NASA juga akan terus mendengarkan sinyal dari Spirit, untuk berjaga-jaga jikalau ada kejadian luar biasa yang membuat Spirit kembali bisa mengirimkan sinyal radio.


EmoticonEmoticon