Rabu, 29 November 2017

5 Hal Yang Menarik Dibalik Kelezatan Keju

Tags

Mendengar makanan mengandung keju, pikiran Anda mungkin melayang membayangkan kudapan-kudapan modern menyerupai pizza, pasta, cake, atau burger. Meski menempel pada banyak sekali makanan modern, keju sudah ada semenjak ribuan tahun sebelum Masehi.

Para arkeolog menemukan bukti kemunculan keju dari susu domba dan kambing pada 8.000 tahun sebelum Masehi. Berbagai rujukan perihal keju juga muncul dalam mitologi Romawi dan Yunani Kuno.

Meski tak ada bukti berpengaruh perihal sejarah keju, sejumlah penelitian menyebut keju bermula dari daerah Timur Tengah. Keju tercipta sebagai cara untuk mengawetkan susu, terutama ketika cuaca panas. Dari sana, keju menjelajah ke seluruh penjuru dunia.

Muncul dengan banyak sekali varian, materi utama keju tetap susu. Tak lagi mengandalkan susu domba atau kambing, produsen keju mulai membuatkan keju dari susu sapi. Produsen susu di Mongolia bahkan memanfaatkan susu kuda untuk membuat keju.

Banyak hal perihal keju yang menarik. Berikut lima berita seputar keju yang mungkin belum Anda tahu, menyerupai dikutip dari laman Askmen:

1 AS penghasil keju terbesar
Menurut angka dari tahun 2006, Amerika Serikat menyediakan hampir 30 persen produk dari keju. Hampir empat juta metrik ton total produksinya.

2 Keju termahal berasal dari Swedia
Keju paling mahal di dunia ialah terbuat dari susu tiga jenis rusa, yaitu Gullan, Haelga dan Juna yang tinggal di sebuah peternakan kecil di Bjursholm, Swedia. Para pekerja harus bekerja lebih dari dua jam untuk memerah susu rusa tersebut. Dan, produksi susunya hanya dalam bulan-bulan tertentu tiap tahunnya. Sebanyak 0,5 kilogram keju dari susu tersebut dihargai sekitar US$500 atau Rp4,3 juta.

3 Prancis bukan konsumen terbesar keju
Menurut survei terakhir tahun 2003, Yunani yang merupakan konsumen keju terbesar di dunia. Masyarakatnya mengonsumsi sekitar 30 kilogram keju setiap tahunnya. Prancis berada di urutan ke-2 dengan tingkat konsumsi sekitar 24 kilogram per orang.

4 Cheddar ialah keju paling populer
Nama Cheddar berasal dari sebuah wilayah kecil di Somersetshire, Inggris. Namun, jenis keju ini mampu ditemui di seluruh penjuru dunia. Rasanya yang lezat dengan aroma tidak terlalu tajam menimbulkan cheddar cocok digunakan untuk kuliner apa saja.

5 Ada keju terbuat dari air susu ibu
Le Petit Singly ialah salah satu produsen keju di Prancis yang memanfaatkan materi dari ASI, hasil pinjaman sejumlah wanita melahirkan. Produsen keju dari ASI ini mengklaim bahwa produknya kaya akan vitamin dan memiliki rasa lebih istimewa. Di New York sejumlah koki juga mulai membuatkan keju jenis ini.


EmoticonEmoticon